THE EMIRATES PALACE HOTEL

4 Dec

The Emirates Palace Hotel merupakan sebuah hotel glamour yang berlokasi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Resort ini dibangun sebagai landmark yang menampilkan budaya Arab serta menawarkan keramahan yang mewah. Terletak di jarak yang mencakup sekitar 1,3 km dari pantai pribadi dan dikelilingi oleh 85 hektar taman dan rumput dengan design 114 kubah setinggi 80 meter yang mencerminkan landscape yang berbeda dari padang pasir; hotel ini juga mempunyai fasilitas 394 kamar dan suite, 40 ruang pertemuan & konvensi serta 1000 lampu cahaya yang mewah memperindah hotel ini.

Disebut – sebut oleh turis mancanegara sebagai “hotel berbintang 7” setingkat di bawah Burj Al Arab yang berlokasi di Dubai. Resort mewah ini dikabarkan di masa pembangunannya telah menghabiskan dana sekitar US$ 3 milliar dan merupakan hotel nomor 2 termahal di dunia saat ini, dibawah Marina Bay Sands di Singapura.

Dengan dilabeli kata “mewah” sepertinya sangat pas apabila resort ini dikatakan “melebihi rating 5 bintang”, dan layaknya disebut sebagai istana daripada hotel. Meskipun beberapa pengamat dan turis menyebutnya sebagai hotel berbintang 7, namun World Travel Awards tetap meresmikannya sebagai Hotel Bintang 5.

Pada November 2005, Hotel Emirates Palace diresmikan dan dibuka untuk umum pada pertama kalinya. Hotel ini dimiliki oleh pemerintah Abu Dhabi dan dioperasikan oleh Kempinski Hotel Group. Emirates Palace mempekerjakan sekitar 2.600 staff yang mewakili 50 negara berbeda dengan rata – rata tiga anggota staff untuk melayani setiap tamu. Banyak berita mengatakan pembangunan resort mewah ini terkait dengan penjualan hasil tambang minyak di Abu Dhabi namun persepsi mereka dibantah oleh pemerintah setempat yang mengatakan bahwa pembangunan mega proyek ini didalangi dengan dana uang pariwisata yang dimana faktor pariwisata merupakan tulang punggung ekonomi negara Abu Dhabi. Hotel ini dibangun dengan standard tertinggi yang diukur dari tingkat kemewahan dan teknologi.

Bangunan ini dirancang oleh sang arsitek yang bernama John Elliott RIBA yang merupakan Senior Vice President di Wimberly, Allison, Tong & Go (WATG) yaitu sebuah perusahaan internasional yang bergerak di bidang Hotel Mewah. Saat pembukaannya yang berlangsung di bulan November 2005, sayangnya restoran dan beberapa fasilitas tertentu belum bisa dibuka untuk umum sampai tahun 2006.

 border=

Fasilitas di dalam hotel ini menyuguhkan 302 kamar tamu dan 92 suite mewah yang menyebar di lokasi dua sayap dan di pusat bangunan utama. Banyak suite yang ditawarkan kepada para pengunjung yang dibalut dengan emas dan marmer. Akomodasi disini apabila dirincikan maka sebagai berikut, yakni 20 kamar tamu Khaleej Suite seluas 110 m2, 20 Khaleej Deluxe Suite seluas 165 m2, 4 Royal Khaleej Suite seluas 110 m2, dan 16 Palace Suite yang berisikan 3 kamar tidur seluas 680 m2.

Kemudian ada 3 jenis Palace Suite yaitu Coral seluas 110 m2, Pearl seluas 140 m2, dan Diamond seluas 220 m2. Palace Suite dapat dibagi menjadi 48 single – bedroom suite. Semua kamar didesign dengan elegan dan luas serta dilengkapi dengan tingkat kenyamanan tertinggi dan didekorasi dengan warna yang hangat untuk menciptakan suasana yang ramah. Serta tak lupa, layanan 24 jam dari pelayan tamu hotel yang professional dan handal.

Bisa kita lihat secara seksama dari dekorasi di pusat bangunan utama yang dimana didalamnya terdapat hamparan lantai marmer yang luas dan kubah bermotif emas besar diatas bangunan. Lantai yang berada di paling atas bangunan memiliki enam suite bernama “Ruler” yang disediakan semata – mata hanya untuk para bangsawan dan pejabat ataupun untuk anggota keluarga kerajaan UAE. Selain itu pihak hotel juga membangun sebuah pusat konfrensi yang besar dengan kapasitas auditorium dapat menampung 1.100 kursi serta enam teras besar di area hotel. The Beach Club menawarkan jalan sepanjang 6 kilometer untuk bersepeda atau jogging, dua kolam renang, Anantara Spa yang menawarkan 7 kamar pengobatan tradisional, olahraga air, lapangan tenis, kriket, parkir bawah tanah yang dapat menampung 2.500 kendaraan, helipad untuk 2 helikopter, lapangan rugby dan fasilitas sepakbola.

Hotel ini juga merupakan istana bagi para tamu resmi pemerintah Abu Dhabi, dengan disediakannya 22 unit Suite 3 – kamar tidur yang mampu menampung Kepala Negara beserta rombongan mereka yang datang. Pihak resort Emirates Palace juga menghadirkan empat restoran bintang lima, tiga bar elite, lounge dan cafe yang menyediakan berbagai macam minuman dan masakan yang nikmat juga, tersedia 20 tempat makanan yang berbeda yang tersebar di area hotel mewah ini. Berikut daftar nama restoran terkenal di area hotel ini, yaitu :

• Restoran Le Vendome Brasserie yang berada di lantai empat hotel , menyajikan masakan internasional.

• Restoran Sayad yang berada di lantai pertama hotel, menyajikan hidangan masakan laut.

• Restoran Mezzaluna yang berada di lantai pertama hotel, menyajikan menu masakan Italia.

• Restoran Hakkasan merupakan sebuah restoran China berbintang.

• Restoran Cascades yang dapat ditemui di sepanjang kolam adventure West Wing.

• Restoran Diwan L’Auberge yang menyajikan menu masakan tradisional Lebanon.

• Restoran Anar yang menawarkan masakan daerah Arab.

• Restoran Las Bricas yang menyediakan salad dan makanan panggang. Terletak di sepanjang kolam renang East Wing Relaxation.

• Restoran Etoiles Abu Dhabi yang menyajikan kombinasi santapan makanan dan hiburan malam.

Di hotel ini juga pernah diadakan acara konser penyanyi Christina Aguilera yang tampil di tempat tersebut dalam acara bertajuk Back To Basic Tour pada tanggal 24 Oktober 2008 dimana acara ini menyedot perhatian sekitar 15.000 orang penonton serta menarik perhatian media TV untuk langsung berkunjung ke hotel. Serta yang menarik lagi, di area Hotel ini juga menjadi tempat syuting film Hollywood terkenal yaitu Fast & Furios 7 terbaru pada bulan Maret 2015.

Desain hotel yang menggabungkan keindahan unsur – unsur tradisional Arab seperti Kubah Grand Atrium yang berdiameter 42 meter yang terbuat dari gabungan perak, kaca, dan emas 20 karat. Dari sisi warna bisa dilihat terdapat coklat muda, orange dan kuning yang melambangkan nuansa gurun. Dan faktanya Kubah Grand Atrium ini lebih tinggi dibandingkan dengan Kubah Basilika St. Petrus yang berada di Roma dan bukan itu saja, melainkan Emirates Palace Archway yang dibuat dari batu Italia ini terbilang lebih besar dari Rumah Museum Arc de Triomphe di Paris.

Sepanjang seluruh area resort ini terhampar dengan bunga mawar yang bertebaran dimana – mana dan bahkan setiap harinya pun menggunakan kurang lebih 20.000 tangkai untuk menghiasi area tertentu seperti kamar, tempat umum dan ruang pribadi.